Di hari Kamis, umat muslim biasanya menjalankan puasa sunnah Senin Kamis. Tentunya, umat muslim melaksanakan aktivitas sahur dan berbuka puasa. Berikut adalah bacaan doa buka puasa Senin Kamisdari riwayat HR Abu Dawud:

Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah. Artinya : "Telah hilang rasa haus, dan urat urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah." Adapun bacaan niat puasa Senin Kamis adalah sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta'ala Siapa Sosok DJ East Blake Alias ARS Viral Sebar Foto Syur Mantan Kekasih Gegara Tak Terima Putus

Syakirah Twitter Dicari dan Link 17 Video Viral Diduga Syakirah Viral Disebar di Twitter Soal UKK Bahasa Inggris Kelas 4 SD Semester 2, Kunci Jawaban Latihan UAS dan PAT Pilihan GandaEssay 35 SOAL PJOK Kelas 2 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka, Kunci Jawaban Latihan SAT SAS UKK UAS PAT

"Saya niat puasa hari Kamis, sunah karena Allah ta'ala." نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى Nawaitu Sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa'ala

Artinya: "Saya niat puasa hari Senin, sunah karena Allah ta'ala." Hari Senin adalah hari Rasulullah SAW dilahirkan. Selain itu, beliau menerima wahyu pertama kali yang disampaikan oleh Jibril juga pada hari Senin.

Rasulullah bersabda: "Itu adalah hari yang saya dilahirkan didalamnya dan hari yang saya diangkat sebagai Rasul atau hari yang pada saya diturunkan Al Quran." (HR. Muslim). Saat kita masih di dunia, pemeriksaan catatan amal sehari hari kita diperiksa secara berkala. Ternyata, pemeriksaan amal itu dilakukan pada hari Senin dan Kamis.

Maka, jika pemeriksaan amal itu terjadi saat kita sedang berpuasa, semoga nilai keburukan dari amal kita berkurang dan nilai amal kebaikannya bertambah. Dalam sebuah riwayat disebutkan, Rasulullah SAW bersabda: "Amal perbuatan itu diperiksa tiap hari Senin dan Kamis, maka saya suka diperiksa amalku sedang saya berpuasa." (HR. Turmudzi).

Mengapa Rasulullah SAW memberi perhatian khusus pada puasa Senin Kamis sedemikian rupa, hingga tak pernah melewatkannya? Hal itulah kemudian, sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah ra., membuat para sahabat bertanya tanya, ada apa sebenarnya dengan hari Senin dan Kamis. Saat mereka bertanya pada beliau apa sebabnya, maka sabdanya:

"Sesungguhnya amal amal itu dipersembahkan pada tiap Senin dan Kamis, maka Allah berkenan mengampuni setiap muslim atau setiap mukmin, kecuali dua orang yang bermusuhan, maka firman Nya: "Tangguhkanlah keduanya."" (HR. Ahmad). Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *