Ada banyak efek yang ditimbulkan oleh cuaca panas yang dirasakan akhir akhir ini. Mulai dari efek ringan seperti keriput hingga berat yakni kanker kulit. Untuk dapat mencegahnya ahli estetik dari Privee Clinic, dr Almond Wibowo, M.Biomed, AAM mengingatkan untuk tidak asal memilih produk skincare.

Ada bahan bahan skincara tertentu yang tidak dianjurkan dipakai dalam keadaan cuaca yang panas. "Sekarang ini orang mudah sekali mengalami komedo, jerawat, ruam dan sedikit sedikit wajah merah. Ini karena polusi dan juga faktor cuaca," kata dia dalam temu media, Rabu (15/5/2024). Sayangnya kata dia, banyak masyarakat yang cenderung asal dalam membeli dan memakai skincare.

"Masalahnya masyarakat itu tidak tau, masalah kulit apa, mereka beli skincare apa. Walaupun keluhan sama, belum tentu sama produknya untuk mengatasi kulitnya," ujar Dr Almond menyebut, kebanyakan mereka Kunci Jawaban: Pendekatan yang Dapat Memberikan Deskripsi dan Tahapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Berikut adalah produk atau bahan skincare yang harus dihindari digunakan saat musim panas:

Ia mengatakan, bahan ini dasarnya memiliki pengaruh yang baik untuk kulit wajah, mulai dari mengangkat sel sel mati maupun membersihkan kulit secara menyeluruh. Namun sayangnya, skin care yang mengandung bahan expoliation seperti AHA dan BHA membuat kulit wajah mengelupas sehingga skin barrier menjadi rusak. "Krim yang ada pengelupasan itu tidak salah, karena pengulapasan itu membuat kulit baru tumbuh. Tapi skin barrier otomatis juga terkelupas," jelas dia.

Padahal, skin barrier memiliki banyak fungsi seperti mencegah pigmentasi. Saat skin barrier rusak dan makin menipis maka kadar air di wajah semakin sedikit. "Air menguapnya terus dari wajah akibatnya kulit kering dan tipis, makanya tiba tiba orang ll punya keriput halus," ujar dr Almond.

Bahan yang satu ini menjadi buah bibir seiring makin menjamurnya skin care di tanah air. Sayangnya, retinol tidak cocok digunakan dalam skincare dalam keadaan cuaca yang panas. Kandungan retional sering dimanfaatkan untuk menangkal radikal bebas dan membuat kulit wajah tampak awet muda. "Kalau pun boleh dipakai (skincare yang ada retinolanya cuma 1 2 kali seminggu tidak boleh setiap hari, karena dapat merusak skin barrier akibatnya kulit jadi gampang iritasi," tutur dia.

Scrub wajah juga membuat kulit terkelpas karena mengadung bahan untuk menghilangkan penumpukan sel kulit mati. Penggunaan scrub wajah yang terlalu sering di masa seperti ini akan membuat wajah tipis sehingga membuat kulit gampang sensitif. "Jadi orang yang pakai krim exfoliation, scrub. Tolong jalan lupa skin barrier dipertimbangannya," ungkapnya.

Dr Almond pun menyarankan, agar masyarakat rajin menggunakan sunblock. "Jangan malas re apply sunblock. Sunblock itu skin barrier buatan, supaya kulit bagus sehat jangan lupa perawatan skin barrier Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *