Saat akhir pekan, banyak orang yang merasa kelelahan sehingga ingin bersantai, bersosialisasi, dan tidur. Itu dapat dimengerti. Tapi mempertahankan rutinitas pagi di akhir pekan membantu mengatur energi dan suasana hati sepanjang sisa hari di pekan ini, bahkan di pekan berikutnya.

Berikut lima kesalahan umum yang sering dilakukan orang di akhir pekan, serta cara membuat rutinitas pagi yang lebih sehat saat libur.

1. Bangun terlalu siang

Menurut ahli, melewati bangun tidur di waktu yang biasa dapat menghambat kesejahteraan secara keseluruhan. Penelitian menunjukkan bahwa perubahan yang signifikan dalam waktu tidur dan bangun menyebabkan perilaku yang kurang sehat. Studi juga mengaitkan pergeseran kebiasaan tidur dari hari kerja ke akhir pekan dengan kelelahan dan kantuk sepanjang hari.

“Bangun pada waktu yang sama setiap hari membantu mengatur jam tubuh dengan paparan cahaya, membangunkan tubuh dan memungkinkan seseorang untuk mulai membangun keinginan untuk tidur malam berikutnya,” kata psikolog Shelby Harris, penulis buku The Women’s Guide to Overcoming Insomnia Without Relying On Medication.

Namun, satu studi menemukan bahwa orang-orang yang kurang tidur selama seminggu tetapi membayarnya di akhir pekan, bisa hidup selama orang-orang yang cukup tidur secara keseluruhan. Berbeda dengan orang yang kurang tidur, yang lebih mungkin meninggal lebih awal, menurut penelitian itu.

2. Tidak langsung minum air putih

Menghidrasi adalah hal pertama yang sangat penting di pagi hari, kata Debra Swan, pakar kesehatan yang berbasis di Amerika Serikat. Dia juga menyarankan jangan langsung minum kopi begitu bangun tidur. Minum air putih meskipun tidak haus membuat seseorang tetap terhidrasi dengan baik sepanjang hari.

3. Tidak melakukan pekerjaan apa pun

Di hari kerja, ada rutinitas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan, entah itu berangkat kerja ke kantor atau mengantar anak ke sekolah atau mendampingi mereka belajar di rumah. Di akhir pekan, cobalah memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaan lain.

“Anak-anak sering kali merupakan ‘alarm’ yang membantu, tetapi jika itu tidak membantu, cobalah untuk mendaftar kelas olahraga di pagi hari atau bertemu teman untuk minum kopi, atau bahkan mencuci pakaian di Sabtu pagi,” kata dia.

4. Tidak mempersiapkan diri untuk pekan berikutnya

Swan mengatakan rutinitas pagi hari harus diatur agar tidak terasa seperti tugas yang membebani. “Anda harus tetap bisa bersantai di akhir pekan,” kata Swan.

Namun, dia mengatakan bahwa itu bisa menjadi kesempatan yang terlewatkan ketika orang tidak menggunakan waktu luang mereka untuk mempersiapkan hari-hari di pekan mendatang. Misalnya menyiapkan bahan makanan untuk hari-hari kerja.

“Hari kerja sangat sibuk, dan orang-orang memiliki harapan tinggi untuk makan dan makan sehat – tetapi persiapan adalah kuncinya,” katanya.

Swan merekomendasikan agar menggunakan akhir pekan untuk memikirkan menu atau resep apa pun yang ingin mereka coba, kemudian memastikan mereka memiliki bahan-bahan dibutuhkan dan menyiapkannya, seperti memotong sayuran beserta bumbunya. Jadi, di hari kerja bahan makanan itu tidak di masak. Ini akan membuat hidup lebih mudah di hari kerja yang secara tidak langsung juga mengatur suasana hati.

5. Tidak keluar rumah

“Dapatkan udara segar dan sinar matahari,” kata Swan, yang menyarankan keluar begitu bangun tidur. “Cahaya terang membuat otak tahu sudah waktunya untuk bangun.”

Menghabiskan waktu di luar ruangan memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk perasaan yang lebih baik. Penelitian juga menunjukkan bahwa paparan cahaya pagi dapat menyebabkan istirahat yang lebih baik di malam hari.

“Bagaimana berperilaku suatu hari mempengaruhi bagaimana berperilaku di hari-hari selanjutnya,” kata Swan. “Ya, akhir pekan memang kurang terstruktur. Ya, ini adalah waktu untuk bersantai. Tetapi Anda masih ingin memulai hari dengan baik, kan?” kata dia.

HUFFPOST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.