Berikut 4 cara mengobati wajah yang terkena merkuri. Merkuri seringkali ditemukan pada sejumlah krim kecantikan. Pasalnya, merkuri dianggap dapat mengurangi tanda tanda penuaan pada kulit serta mencerahkan kulit dengan cara menghambat pembentukan melanin.

Namun penggunaan merkuri dalam krim kecantikan dapat menimbulkan berbagai masalah mulai dari alergi kulit, iritasi kulit, dan bintik–bintik hitam. Oleh sebab itu, apabila sudah terlanjur menggunakan maka sesegera mungkin harus dihentikan. Dikutip dari laman CDC, untuk mengobati wajah yang terkena merkuri yakni dengan penghentian paparan, perawatan suportif, dan terapi khelasi tepat waktu jika diperlukan.

Lebih lengkapnya, simak 4 cara mengobati wajah yang terkena merkuri berikut ini: Cara pertama untuk menghilangkan merkuri yakni dengan menghentikan penggunaan produk yang mengandung zat tersebut. Kemudian ganti penggunaan kosmetik yang lebih aman dan bebas dari kandungan merkuri.

Fokus perbaiki kondisi kulit dengan bahan bahan seperti Ceramide, Kolesterol, dan Asam Lemak. Dengan mengonsumsi air putih yang cukup, maka akan dapat membantu proses detoksifikasi merkuri di dalam tubuh melalui urine. Bagi orang dewasa, disarankan untuk mengonsumsi air putih kurang lebih dua liter per hari.

Hal tersebut juga akan membantu menjaga hidrasi bagi kulit. Dikutip dari laman Nihon, serum vitamin c memiliki antioksidan yang dapat membantu memudaekan bintik hitam akibat merkuri. Selain itu, serum vitamin c juga meningkatkan produksi kolagen di kulit sehingga menjaga elastisitasnya.

Namun pada awal penggunaan, mulailah dengan persentase Vitamin C yang lebih rendah untuk mencegah adanya iritasi. Apabila seseorang telah terpapar merkuri dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan. Biasanya, dokter akan melakukan terapi kelasi untuk detoks wajah dari paparan merkuri.

Terapi kelasi merupakan prosedur medis yang dilakukan dengan memberikan cairan infus atau suntikan yang mengandung obat chelators. Obat tersebut berfungsi mengikat merkuri dan mengeluarkannya dari tubuh. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *