Logo
images

Selepas melaporkan Katalog Premium di Polda Metro Jaya. (foto:ist)

Merasa Dirugikan, Dua Model Korban Katalog Premium Lapor Polisi

Pojoknews.com, JAKARTA—Dua model cantik korban Katalog Premium, Ratry Princessa dan Indah Monica akhirnya lapor polisi. Di dampingi tiga pengacaranya dari JAGA-NKRI, Teguh Margono, SH, Taufik Zufrie,SH,MH dan Risky Rismawan,SH serta manager production Heru BosBro melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya, pada Jum’at (10/11/2017).

Kedua model seksi ini merasa risih dan terganggu dengan pancatutan nama di Katalog Premium oleh orang tidak bertanggung jawab. Selain itu,mereka juga dibuat pusing dengan banyak pertanyaan tentang kebenaran berita tersebut, baik oleh  teman maupun saudara.

"Aku cukup pusing gara-gara katalog model premium, tiap saat teman dan saudara pada nanya bener nggak katalog itu.Dari pada pusing aku lapor ke Polisi biar nama baik aku pulih " kata Indah Monica yang pernah menjadi cover majalah Pria Dewasa membuka pembicaraan kepada Pojoknews.com di Polda Metro Jaya.

"Seseorang yang terbukti dengan sengaja menyebarluaskan informasi elektronik yang bermuatanpencemaran nama baik seperti yang dimaksudkan dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE akan dijerat dengan Pasal 45 Ayat (1) UU ITE, sanksi pidana penjara maksimum 6 tahun dan/atau denda maksimum 1 milyar rupiah" tegas Pengacara yang juga Producer Teguh Margono, SH. 

 "Aku berharap kasus ini cepat selesai dan pelakunya segera terungkap dan diganjar hukuman maksimal, karena ini benar-benar merugikan nama baik aku dan pekerjaan ku sampai job aku ada yang di cancel Client gara-gara kasus ini" ujar Ratry  Princessa yang punya gawe sebagai Foto Model,  DJ dan Host di Satelit TV Purwokerto.

Foto-foto mereka diambil dari social media instagram yaitu  @ratriputri91 dan @indah_monicaa.Saat ditanya wartawan apakah ini setingan untuk melambungkan nama mereka dengan tegas Indah Monica menjawab "Saya ini benar-benar korban fitnah,  Ke Alexis saja tidak pernah kok bisa ada foto aku di katalog model premium,  aku ini sudah dikontrak label 2 bulan lalu sebelum ada kasus ini.  Lagi pula korbanya kan banyak bukan aku doang ada 27 halaman dan tiap halaman ada tiga model dan semua beda management dan pengacaranya,  jadi ini murni kasus hukum bukan setingan" tukas Indah Monica yang minggu depan sudah akan take vokal untuk hits single perdananya. 

"Jadi jelas ya semua client saya sudah punya pekerjaan masing-masing Indah Monica sebagai Model dan Penyanyi sedangkan Ratry Princessa selain foto model,  Dj dan Host di Satelit  TV Purwokerto,  jadi tidak benar kalau mereka bekerja sebagai wanita Callingan yang terdaftar di Katalog Model Premium itu" tegas Teguh Margono kepada  awak media infotainment dan media online, dihalaman Polda Metro Jaya. (sam/heru)

 


TAG

Dipost Oleh did

Reporter

Tinggalkan Komentar