Logo
images

Indonesia Sasaran Empuk Penyadapan

Pojoknews.com, Makassar-- Belakangan ini Indonesia kembali dihebokan dengan peralatan penyadapan yang dimiliki oleh para penegak hukum Indonesia. Peralatan yang dimiliki para penegak hukum hampir seluruhnya diklaim dapat melacak lokasi pemilik telepon gengam dan merekam seluruh percakapan yang terjadi beserta ini pesan yang dikirimkan dan diterima melalui telepon genggam yang menjadi target.

Hampir seluruh pejabat instansi pemerintahan dan perusahaan yang menjadi rekanan instansi pemerintahan kalangkabut dan ketakutan dengan teknologi yang dimiliki oleh para penegak hukum.

Namun sayangnya sangat sedikit masyarakat Indonesia yang menyadari bahwa telah terjadi penyadapan yang lebih besar ditengah teknologi yang digunakan hampir seluruh masyarakat Indonesia termasuk instansi pemerintahan bahkan istana negara.

Masyarakat Indonesia utamanya para pejabat publik dan pengusaha terlalu terpaku dengan perekaman percakapan mereka dan pesan yang mereka kirim dan terima melalui telepon genggam mereka. Padahal penyadapan yang dilakukan badan-badan intelijen luar negeri terhadap masyarakat Indonesia dan bahkan masyarakat dunia justru lebih berbahaya karena tidak sekedar merekam percakapan dan isi pesan tetapi merekam seluruh transaksi data yang terjadi dari perangkat yang kita miliki baik itu telepon genggam, telepon, komputer, lapotop serta perangkat digital lainnya.

Dalam beberapa kesempatan, instansi pemerintah yang bertanggung jawab terhadap keamanan data orang nomor satu di Indonesia bahkan terlena dengan teknologi enkripsi yang mereka miliki.

Namun adakah orang yang sadar bahwa selama ini Indonesia merupakan sasaran empuk penyadapan ???

Beberapa teori dijabarkan oleh seorang pakar telematika yang tidak ingin kami sebutkan namanya. “Dimana masyarakat Indonesia dan Instansi Pemerintahan menyimpan data pribadi dan data penting mereka ? Pasti jawabannya komputer, laptop dan smartphone. Sistem Operasi apa yang digunakan sebagian besar masyarakat dan pemerintahan di Indonesia? Jawabannya pasti Windows. Smartphone apa yang digunakan masyarakat di Indonesia dan para pejabat negara ? Jawabannya Iphone, smartphone dengan sistem operasi Android. Pertanyaan terakhir saya, Siapa pemilik Windows / Microsoft, iphone, android ? Jawabannya perusahaan besar dunia yang dibiayai oleh CIA, NSA dan DEA. Sooo??? “ kata Indra Abdi (nama samaran penggiat IT yang kami temui).

Benar saja, selama ini kita terlena dengan teori dasar dalam dunia teknologi Informasi dan Komunikasi yaitu, semakin mahal lisensi yang kita bayar terhadap sebuah sistem operasi dan aplikasi lainnya maka semakin tinggi tingkat keamanannya. Padahal secara sederhana, dari mana mereka mengetahui kalau kita menggunakan operating sistem dan aplikasi bajakan saat perangkat terkoneksi dengan internet kalau mereka tidak memiliki pintu belakang ke perangkat kita.

Jadi jangan heran kalau Indoonesia menjadi sasaran empuk para badan intelijen negrara adidaya kalau kita masih terlena dengan anggapan bahwa sistem operasi dan aplikasi yang berlisensi adalah yang paling aman dan teknologi yang dikembangkan secara open source serta mandiri tidak aman.

Alhasil, saat ini para pengusaha dan pengelolah perbangkan di Indonesia ketakutan dengan adanya isu perbangkan menjadi sasaran peretasan. (Jhon Pantau)


TAG , , , ,

Dipost Oleh Jhon Pantau

Jhon Pantau adalah Super Admin dari pojoknews.com Dengan ideologi kebangsaan, Jhon Pantau berniat menyajikan berita dibalik fakta.

Tinggalkan Komentar