Logo
images

Benarkah Indonesia Butuh Koneksi Internet Internasional

Matamatanews.com,MAKASSAR. Selasa (04/10/2016) Menurut artikel yang dipublis Kementerian Komunikasi dan Informatika kutipan dari KOMPAS.com, Indonesia merupakan negara ke-6 terbesar pengguna internet di dunia.  Bahkan saat ini internet sudah menjadi kebutuhan pokok sebagian besar penduduk Indonesia. Namun ada beberapa hal menggelitik pada artikel-artikel yang dibaca dan dikumpulkan penulis. Seperti artikel yang dilansir salah satu blog berjudul “SEBAB INTERNET DI INDONESIA RELATIF MAHAL DAN LAMBAT”. Artikel tersebut sangat bagus, namun artikel tersebut menggambarkan asumsi masyarakat tentang pengertian internet itu sendiri.

Apa itu internet ?

Internet merupakan singkatan dari “Interconnection-networking”. Internet adalah kumpulan beberapa jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket untuk melayani pengguna. Jadi internet itu bukan GOOGLE, YAHOO ataupun perusahaan sejenis lainnya. Namun selama ini opini yang dibentuk perusahaan-perusahaan besar dunia bahwa internet itu adalah kita terhubung dengan server-server besar dunia. Alhasil, internet menjadi relatif mahal dan lambat bagi masyarakat indonesia.

Jika internet sebenarnya adalah kumpulan beberapa jaringan komputer yang saling terhubung dengan standar yang sudah jelas, lalu apakah kita masih harus terkoneksi ke server-server besar dunia? Beberapa akademisi dan aktivis internet di Indonesia seperti Bang ONNO W. PURBO sudah sering menjelaskan dan memaparkan dengan detail bagaimana kita bisa membangun koneksi internet sendiri di Indonesia tanpa harus ketergantungan dengan server-server besar dunia. Namun sebagian besar masyarakat dan bahkan pemerintah sudah terdotrin oleh konsep bahwa internet itu adalah terhubung dengan server-server besar dunia.

Pada bulan Agustus 1997 Indonesia Internet Exchange (IIX) didirikan dan menjadi pusat lalu lintas data dalam sebuah jaringan nasional yang menghubungkan seluruh penyedia layanan internet (Internet Service Provider / ISP) yang ada di Indonesia. Artinya, jika sejak bulan agustus 1997 Indonesia memiliki pusat lalulintas data maka ngapain kita pusing memikirkan koneksi internet lagi. Harusnya saat ini yang kita fikirkan adalah bagaimana membangun server-server besar di Indonesia agar seluruh data, informasi dan service yang dibutuhkan masyarakat pengguna internet tersedia dalan koneksi internet Indonesia.

Sebagian besar masyarakat pengguna internet pasti akan bertanya bagaimana kita bisa mengakses GOOGLE, YAHOO dan server besar lainnya kalau kita hanya memiliki koneksi lokal Indonesia saja. Nah…. Itu tugas pemerintah untuk membuat regulasi agar server-server besar dunia mau menempatkan servernya di Indonesia agar kita tidak perlu mengakses melalui koneksi internasional (International Exchange / IX). Bukan masyarakat pengguna internet di Indonesia yang dibebankan biaya koneksi internet internasional untuk mengakses server mereka!!! Jika kita pakai logika penjabaran penulis diatas, apakah Indonesia Membutuhkan Koneksi Internet Internasional??? Apakah biaya internet di Indonesia akan tetap mahal sedangkan servernya ada di depan hidung kita? [JP]


TAG ,

Dipost Oleh Jhon Pantau

Jhon Pantau adalah Super Admin dari pojoknews.com Dengan ideologi kebangsaan, Jhon Pantau berniat menyajikan berita dibalik fakta.

Tinggalkan Komentar